Secara keseluruhan bahwa mesin diesel ini dapat kita jumpai dengan roda pulley yang dihubungkan ke beban menggunakan karet penggerak seperti sabuk yang bernama vanbelt. sesuai peralatan yang dibutuhkan misalnya bajak sawah, katrol, genset, dsb, ini tidak lagi asing disekitar kita makanya bila kepingin tahuan itulah akan saya share melalui postingan ini.
Fungsi dari Pulley
Pulley ini bentuknya menyerupai roda berporos yang dibuat menggunakan mesin bubut berteknologi modern. Umumnya pulley digunakan sebagai penghubung antara mesin diesel ke beban.
Rata-rata ini perlu pulley jadi bila ngak tahu namanya dapat dilihat pada gambar ilustrasi bisa pada mesin diesel atau beban yang sudah dipasang pulley sesuai kegunaannya.
Ukuran pulley sendiri diukur dengan satuan per inchi jadi harap teliti sebelum membeli kebanyakan tersedia ukuran mulai dari 4 inch sampai 12 inch atau bisa lebih.
Sedangkan poros dari lobang AS pulley ini menurut saya diukur dengan mm seperti setiap 1 mm berarti 0.1cm.
Nah seperti mesin penggerak berbahan bakar bensin, sumbu AS untuk pulley ini mulai dari lobang 17mm sampai 19mm saja. sedangkan mesin diesel seperti 24pk ini paling tidak ukuran pulley beban kisaran 25mm sampai 48mm lho.
Fungsi dari Vanbelt
Vanbelt sendiri ini berfungsi sebagai penghubung dari mesin ke beban. Bahan karet vanbelt ini sangat kuat sekali tidak mudah rusak yang didalamnya terdapat benang nilon sehingga bisa sampai berukuran besar.
Ibaratnya bahwa karet penghubung ini bentuknya sesuai dengan lubang nat tepat pada roda pulley. Ukuran dari vanbelt ini diukur mulai dari tipe A, B, C, D, E, M, MF, K.
Panjang dari v-belt sendiri diukur dengan satuan inchi. Sebaiknya ganti menjadi cm dengan perhitungan 1 inchi = 2.54 cm biasanya panjang dari vanbelt ini dimulai dari 15 inchi sampai 80 inchi atau bisa lebih.
Oke setelah ini cari tipe vanbelt yang sesuai atau bisa dilihat ukurannya seperti vanbelt mesin cuci, kipas, selep, dsb.

No comments:
Post a Comment